Poin penting
- Cari jam sepi dari penjualan per blok jam selama dua minggu, lalu bandingkan penjualan per jam.
- Pilih satu promo, yaitu paket, harga pasangan, atau harga khusus satu menu, untuk menu yang bahannya cukup.
- Hitung laba kotor promo dengan HPP. Untuk pelanggan yang tetap membeli tanpa promo, potongan harga adalah laba kotor yang hilang.
- Tetapkan tanggal mulai dan selesai, beri tahu karyawan, lalu bandingkan penjualan dan laba kotor sebelum dan selama promo.
Bayangkan jam 3 sore di outlet Anda. Jam makan siang sudah lewat, sebagian besar meja kosong, dan barista menunggu pesanan berikutnya. Sewa dan gaji tetap berjalan di jam-jam seperti ini.
Promo bisa membantu mengisi jam sepi, asalkan harganya masih menyisakan laba kotor dan hasilnya Anda ukur. Artikel ini membahas urutannya: menemukan jam sepi, memilih jenis promo, menghitungnya, menjalankannya bersama karyawan, lalu membandingkan hasilnya.
Contoh: Semua jam, harga, HPP, dan angka penjualan di artikel ini adalah contoh, bukan data usaha sungguhan.
Temukan jam sepi Anda
Mulailah dari jam ramai. Saran usaha yang bisa Anda minta ke Kazeer AI dapat menyebut jam ramai outlet Anda, seperti contoh ini: "Waktu ramai di jam 11.00 sampai 13.00. Siapkan stok dan promo menu andalan Anda." Di jam ramai, ikuti saran itu: siapkan stok dan tawarkan menu andalan. Promo dengan potongan harga lebih cocok untuk jam sepi.
Untuk menemukan jam yang paling sepi, catat penjualan per blok jam selama dua minggu:
- Pilih beberapa jam tetap, misalnya 11.00, 14.00, 17.00, dan saat tutup.
- Di setiap jam itu, catat total penjualan hari ini. Di Kazeer, laporan penjualan hari ini bertambah sendiri, atau Anda bisa bertanya "Berapa penjualan hari ini?" ke Kazeer AI.
- Kurangi angka satu jam dengan angka jam sebelumnya. Hasilnya adalah penjualan di blok jam itu.
- Pisahkan hari kerja dan akhir pekan, karena polanya bisa berbeda.
Hasilnya kira-kira seperti ini, untuk rata-rata hari kerja:
| Blok jam | Penjualan rata-rata | Per jam |
|---|
| 07.00 sampai 11.00 | Rp850.000 | Rp212.500 |
| 11.00 sampai 14.00 | Rp1.650.000 | Rp550.000 |
| 14.00 sampai 17.00 | Rp450.000 | Rp150.000 |
| 17.00 sampai 21.00 | Rp1.300.000 | Rp325.000 |
| Sehari | Rp4.250.000 | |
Bandingkan per jam, bukan per blok, karena panjang bloknya berbeda. Di contoh ini, jam 14.00 sampai 17.00 adalah yang paling sepi. Catatan yang sama, kalau dibuat per jam, juga membantu menyusun jadwal karyawan. Caranya ada di panduan jadwal shift.
Ada tiga jenis promo yang mudah dijalankan dan mudah dihitung:
- Paket: satu minuman dan satu makanan dengan satu harga. Cocok untuk menaikkan belanja per pelanggan dan untuk menu yang untungnya besar tetapi jarang dipesan.
- Harga pasangan: dua menu yang sama dengan satu harga, misalnya dua Kopi Susu Aren. Cocok untuk mengajak pelanggan datang bersama teman.
- Harga khusus satu menu di jam tertentu. Paling mudah dijelaskan ke pembeli dan ke kasir.
Cara memilih menunya ada di artikel menu terlaris dan paling untung. Menu yang untungnya besar tetapi jarang laku, seperti Americano di contoh artikel itu, cocok untuk dicoba.
Tiga aturan sebelum memilih:
- Jalankan satu promo dalam satu waktu. Kalau ada tiga promo sekaligus, Anda tidak tahu mana yang berhasil.
- Pilih menu yang bahannya cukup. Tanyakan "Barang apa yang perlu dicek?" ke Kazeer AI, lalu cek sendiri ke rak dan kulkas.
- Batasi harga promo di jam sepi saja. Di jam ramai, pembeli sudah datang dan membayar harga normal.
Sebelum menetapkan harga promo, hitung laba kotornya dengan HPP per menu. Cara menghitung HPP ada di panduan HPP per menu. Di Kazeer, HPP per menu juga bisa dihitung dari resep menu itu. Contoh di bawah memakai HPP dine-in.
| Promo (contoh) | Harga normal | Harga promo | HPP | Laba kotor saat promo | Persentase HPP |
|---|
| Kopi Susu Aren + Croissant Butter | Rp42.000 | Rp35.000 | Rp17.000 | Rp18.000 | 48,6% |
| 2 Kopi Susu Aren | Rp44.000 | Rp38.000 | Rp16.800 | Rp21.200 | 44,2% |
| Americano | Rp20.000 | Rp15.000 | Rp4.400 | Rp10.600 | 29,3% |
Cara membaca baris pertama: harga normalnya Rp22.000 + Rp20.000 = Rp42.000. HPP-nya Rp8.400 + Rp8.600 = Rp17.000. Dengan harga promo Rp35.000, laba kotornya Rp35.000 − Rp17.000 = Rp18.000 per paket. Di harga normal, laba kotornya Rp25.000. Jadi setiap paket Anda melepas Rp7.000.
Untuk pelanggan yang tetap akan membeli walaupun tanpa promo, potongan Rp7.000 itu adalah laba kotor yang hilang. Laba kotor tambahan hanya datang dari pembeli yang membeli karena promo.
Contoh: Biasanya setiap hari ada 5 pelanggan di jam 14.00 sampai 17.00 yang membeli kopi dan croissant bersamaan. Dengan promo, laba kotor dari mereka berkurang 5 × Rp7.000 = Rp35.000 sehari. Untuk menutupnya, perlu 2 paket dari pembeli tambahan: 2 × Rp18.000 = Rp36.000. Paket ketiga dan seterusnya adalah tambahan laba kotor.
Dua hal lagi:
- Harga promo tidak boleh di bawah HPP. Kalau di bawah, setiap porsi yang terjual menambah rugi.
- Untuk take away, tambahkan biaya gelas, tutup, sedotan, atau kotak ke HPP, lalu hitung ulang.
Tentukan tanggal, lalu beri tahu karyawan
Tanpa tanggal selesai, promo mudah berjalan terus tanpa pernah dinilai, dan pelanggan bisa menganggap harga promo sebagai harga normal. Tetapkan:
- Tanggal mulai dan tanggal selesai, misalnya dua minggu.
- Hari dan jamnya, misalnya Senin sampai Jumat, 14.00 sampai 17.00.
- Isi promo: menu apa saja, berlaku untuk dine-in atau take away, dan apakah bisa digabung dengan penawaran lain.
Tulis semua itu di satu kartu dan taruh di dekat kasir. Sebelum hari pertama, jelaskan ke karyawan:
- Kasir: kapan promo berlaku, cara menawarkannya ke pembeli, dan cara mencatatnya.
- Bar dan dapur: bahan apa yang perlu disiapkan sebelum jam 14.00.
- Siapa yang memutuskan kalau ada pertanyaan di luar aturan, misalnya pembeli datang jam 17.05.
Atur juga harga paket atau harga promonya di fitur promo Kazeer sebelum hari pertama promo, supaya penjualan promo tercatat dan bisa Anda hitung.
Bandingkan sebelum dan sesudah
Pakai cara catat yang sama seperti saat mencari jam sepi. Bandingkan dua minggu sebelum promo dengan dua minggu selama promo, di hari yang sama.
Contoh di bawah memakai promo paket Kopi Susu Aren + Croissant Butter tadi. Selama promo, 5 pelanggan yang biasa membeli kopi dan croissant membayar harga paket, dan pembeli lain rata-rata membeli 6 paket tambahan sehari.
| Rata-rata per hari kerja | Sebelum promo | Selama promo | Selisih |
|---|
| Penjualan 14.00 sampai 17.00 | Rp450.000 | Rp625.000 | naik Rp175.000 |
| Penjualan sehari | Rp4.250.000 | Rp4.425.000 | naik Rp175.000 |
| HPP sehari | Rp1.700.000 | Rp1.802.000 | naik Rp102.000 |
| Laba kotor sehari | Rp2.550.000 | Rp2.623.000 | naik Rp73.000 |
| Persentase HPP | 40,0% | 40,7% | naik 0,7 poin |
Cara membacanya:
- Penjualan di jam promo naik 6 × Rp35.000 − 5 × Rp7.000 = Rp175.000. Penjualan sehari naik sebesar itu juga, artinya pembeli tidak sekadar pindah dari jam lain.
- HPP naik 6 × Rp17.000 = Rp102.000 untuk 6 paket tambahan. Persentase HPP naik sedikit karena harga promo lebih rendah. Itu wajar, selama laba kotor dalam rupiah bertambah.
- Laba kotor naik Rp175.000 − Rp102.000 = Rp73.000 sehari, sama dengan 6 × Rp18.000 − Rp35.000 dari contoh tadi. Bandingkan dengan biaya tambahan promo, misalnya cetak poster.
Di Kazeer, laporan memuat penjualan, HPP, dan laba kotor, jadi angka harian di tabel itu bisa Anda ambil dari laporan. Penjualan di jam promo Anda dapat dari catatan per blok jam tadi. Omzet dan jumlah transaksi kemarin juga bisa Anda tanyakan ke Kazeer AI. Contoh percakapannya ada di bagian Kazeer AI.
Hati-hati dengan hari yang tidak biasa. Kalau ada hari libur, hujan seharian, atau acara di dekat outlet, keluarkan hari itu dari perbandingan.
- Catat penjualan per blok jam selama dua minggu, lalu tentukan jam paling sepi.
- Pilih satu jenis promo dan satu atau dua menu yang bahannya cukup.
- Hitung laba kotor per promo dengan HPP, dan pastikan harganya di atas HPP.
- Tetapkan tanggal mulai, tanggal selesai, hari, dan jam.
- Atur harga promonya di fitur promo Kazeer, tulis aturannya di kartu dekat kasir, lalu jelaskan ke kasir, bar, dan dapur.
- Setelah promo selesai, bandingkan penjualan dan laba kotor dengan dua minggu sebelumnya, lalu putuskan: lanjutkan, ubah, atau hentikan.