Poin penting
- Meta Business Agent membalas pelanggan di aplikasi WhatsApp Business dari obrolan lama, situs web, dan katalog Anda, dan Anda bisa mengambil alih chat kapan saja.
- Per 13 Oktober 2026, halaman resmi Meta Business Agent hanya menyebut pasar tertentu dan tidak menyebut Indonesia. Cek menu Alat di aplikasi Anda.
- Sebelum aktif, samakan harga dan promo dengan kasir, tandai topik seperti alergi, halal, komplain, dan refund, lalu coba di mode uji.
- Pesanan dari chat tetap perlu dicatat di kasir supaya masuk laporan penjualan, HPP, dan stok.
Bayangkan jam 23.00 di kedai kopi Anda. Kursi sudah dinaikkan ke meja, lalu ponsel usaha bergetar. Ada yang bertanya besok buka jam berapa, ada yang menanyakan harga Kopi Susu Aren, dan ada yang ingin pesan 30 gelas untuk acara kantor. Biasanya semua pesan itu baru dibalas besok pagi.
Meta kini menawarkan agen AI di aplikasi WhatsApp Business yang bisa membalas pesan seperti itu atas nama usaha Anda.
Catatan: Kazeer tidak terkait dengan Meta. Fakta tentang Meta Business Agent berasal dari halaman resmi Meta dan WhatsApp, dibaca 13 Oktober 2026. Fitur, biaya, dan ketersediaannya bisa berubah.
Meta Business Agent adalah agen AI di dalam aplikasi WhatsApp Business yang membalas pelanggan untuk usaha Anda. Saat memperkenalkannya pada 3 Juni 2026 (membuka tab baru), Meta menyebut agen ini bisa menjawab pertanyaan tentang usaha Anda, menyarankan produk dari katalog, membuat janji temu, dan menyelesaikan penjualan, dalam bahasa pelanggan dan dengan gaya bicara usaha Anda. Anda yang memutuskan kapan karyawan mengambil alih.
Menurut halaman produknya (membuka tab baru), agen belajar dari obrolan lama, Halaman Facebook, dan situs web Anda kalau ada, dan Anda bisa mengunggah katalog produk atau daftar harga. Anda juga bisa memilih siapa yang dibalas: semua orang, hanya pelanggan baru, atau pelanggan yang datang dari iklan. Chat tentang topik yang Anda tandai untuk dihindari diserahkan ke Anda, dan Anda bisa mengambil alih chat kapan saja. Pengumuman WhatsApp (membuka tab baru) juga menyebut ringkasan pagi berisi chat yang terlewat semalam.
Jangan tertukar dengan Kazeer AI. Kazeer AI juga bisa ditanya lewat WhatsApp, tetapi yang bertanya adalah Anda sebagai pemilik, tentang catatan usaha, misalnya "Apa yang paling laku?". Meta Business Agent menjawab pelanggan.
Apa yang berubah dan kapan
Per Oktober 2026:
Soal negara, halaman produk resminya hanya menulis: "Tersedia bagi bisnis yang memenuhi syarat di pasar tertentu, yang segera akan disusul peluncuran di pasar lainnya." Indonesia tidak disebut di halaman resmi itu, dan syaratnya tidak dijelaskan. Jadi agen ini mungkin belum muncul di akun Anda.
Untuk mengeceknya, nomor Anda harus sudah terdaftar di aplikasi WhatsApp Business. Langkah resminya: "Buka Alat, pilih Meta Business Agent, lakukan autentikasi, tautkan akun jika diminta, lalu ketuk Konfirmasi."
Soal biaya, halaman Meta One (membuka tab baru) menyebut aplikasi WhatsApp Business tetap gratis, dan Meta Business Agent gratis setiap bulan sampai batas tertentu yang besarnya tidak disebut. Tanggapan lebih banyak tersedia lewat paket Meta One, yang dibeli per profil bisnis atau nomor telepon, jadi hitung per nomor kalau tiap outlet punya nomor sendiri. Pengumuman Meta hanya memuat harga dalam dolar (paket Essential mulai $14,99 per bulan) dan menyebut paket bisa berbeda per wilayah. Harga rupiah belum tercantum di halaman resminya, jadi cek harga di aplikasi sebelum berlangganan.
Catatan: Pelanggan baru Meta One yang memenuhi syarat bisa mendapat uji coba gratis 7 hari, lalu langganan dimulai otomatis kecuali dibatalkan. Kalau mencobanya, pasang pengingat di hari keenam.
Siapkan isinya sebelum aktif
Panduan resmi WhatsApp (membuka tab baru) meminta informasi usaha dan deskripsi produk dibuat lengkap dan terbaru. Agen juga belajar dari obrolan lama, yang bisa memuat harga lama atau promo yang sudah selesai. Jadi tulis informasi terbaru di katalog atau daftar harga yang Anda unggah, dan samakan isi situs web Anda:
- Jam buka setiap hari, termasuk hari libur dan jam terakhir pesanan diterima.
- Menu dan harga, sama persis dengan di kasir. Kalau harga Dine-In dan Take away berbeda, tulis keduanya.
- Promo yang sedang berjalan, beserta tanggal dan jam berakhirnya.
- Area antar dan ongkosnya, atau tulis jelas kalau Anda tidak melayani antar.
- Cara bayar yang Anda terima, misalnya tunai, QRIS, dan kartu.
- Reservasi: untuk berapa orang, paling lambat kapan, dan siapa yang mengonfirmasi.
Cara mengisi profil bisnis dan katalog di WhatsApp Business ada di artikel mengajak pelanggan kembali lewat WhatsApp.
Lalu tandai topik yang harus dijawab orang:
- Alergi dan isi bahan, karena jawaban yang salah bisa membahayakan pelanggan.
- Klaim halal. Biar Anda yang menjawab, sesuai bukti yang Anda miliki.
- Komplain dan refund.
- Pesanan katering dan pesanan besar, yang perlu dicek dengan stok dan kapasitas dapur.
Tunjuk satu orang per shift untuk membalas chat yang diserahkan, dan tetapkan batas waktu membalasnya.
Coba di mode uji
Menurut panduan resminya, Anda bisa mencoba agen di mode uji sebelum aktif dan memperbaiki jawabannya langsung dari chat. Halaman produknya menyarankan mengobrol dengan agen seolah Anda pelanggan. Panduan itu tidak menjanjikan jawaban yang selalu benar, jadi uji dengan pertanyaan yang sering masuk:
| Pertanyaan uji | Jawaban yang benar |
|---|
| "Hari Minggu buka jam berapa?" | Jam yang sama dengan papan jam buka Anda. |
| "Kopi Susu Aren berapa?" | Harga yang sama persis dengan di kasir. |
| "Ada promo hari ini?" | Hanya promo yang sedang berjalan, dengan batas waktunya. |
| "Bisa antar sampai luar kota?" | Area antar Anda, tanpa janji mengantar ke luar area itu. |
| "Saya alergi kacang, menu mana yang aman?" | Tidak memastikan apa pun. Chat diserahkan ke orang. |
| "Pesanan saya kurang, saya minta refund." | Tidak menjanjikan refund. Chat diserahkan ke orang. |
Cara menjalankannya:
- Ajukan setiap pertanyaan dua kali dengan kata yang berbeda, misalnya "Minggu buka nggak?".
- Perbaiki jawaban yang salah di chat, lalu perbaiki juga sumbernya: katalog, daftar harga, atau situs web. Tanyakan lagi sampai benar.
- Ulangi keenam pertanyaan setiap kali harga, menu, promo, atau jam buka berubah.
Yang perlu diwaspadai
Harga dan janji yang salah
Pelanggan membaca jawaban agen sebagai jawaban usaha Anda. UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (membuka tab baru) Pasal 10 melarang pelaku usaha yang menawarkan barang atau jasa membuat "pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan", antara lain tentang harga dan potongan harga. Jaga harga dan promo di katalog sama dengan di kasir, dan putuskan dari awal apa yang Anda lakukan kalau agen terlanjur menyebut harga yang salah.
Data pelanggan
Nama, nomor telepon, dan isi chat pelanggan adalah data pribadi yang dilindungi UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (membuka tab baru), yang berlaku sejak 17 Oktober 2022. Agen belajar dari obrolan lama yang berisi data itu. Sebelum mengaktifkannya, baca kebijakan privasi aplikasi WhatsApp Business di halaman legal WhatsApp (membuka tab baru), dan batasi siapa yang memegang ponsel usaha.
Beri tahu pelanggan
SE Menkominfo No. 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial (membuka tab baru) ditujukan kepada pelaku usaha pemrograman AI dan penyelenggara sistem elektronik. Isinya pedoman etika tanpa sanksi, termasuk nilai transparansi dan pelindungan data pribadi, tetapi tidak tegas mewajibkan pemberitahuan bahwa yang membalas adalah AI. Halaman produk Meta juga tidak menjelaskan apakah pelanggan diberi tahu. Jadi beri tahu sendiri, misalnya di profil bisnis: "Balasan chat bisa dikirim oleh asisten AI. Komplain dan refund dibalas langsung oleh tim kami."
Aturan yang masih disiapkan
Menurut berita Komdigi 28 Juli 2026 (membuka tab baru), Perpres tentang peta jalan AI beserta etika AI tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. Berita itu tidak menyebut kapan Perpres terbit, jadi pantau kabar terbarunya di situs Komdigi.
Pesanan dari chat tetap dicatat di kasir
Pesanan yang disepakati lewat chat baru ada di WhatsApp, sedangkan laporan penjualan, HPP, dan stok dihitung dari pesanan yang tercatat di kasir. Jadi tetapkan alurnya:
- Tunjuk siapa yang memasukkan pesanan dari chat ke kasir di setiap shift.
- Catat sebagai Take away kalau dibawa pulang, atau Dine-In dengan nomor meja saat pelanggan datang.
- Di Kazeer, pesanan diteruskan ke dapur dari catatan yang sama, jadi dapur tidak memasak dari tangkapan layar chat.
- Catat pembayarannya di pesanan yang sama: tunai, QRIS, atau kartu.
- Kalau pelanggan membatalkan lewat chat, batalkan juga di kasir. Pembatalannya tetap terlihat di catatan.
Dengan begitu laporan penjualan hari ini bertambah sendiri, dan stok bahan ikut berkurang otomatis sesuai resep menu. Alur lengkapnya ada di panduan alur pesanan kasir ke dapur.
Mulai minggu ini
- Buka Alat di aplikasi WhatsApp Business dan cek apakah Meta Business Agent sudah ada.
- Samakan katalog atau daftar harga dengan kasir, dan hapus promo yang sudah selesai.
- Tandai topik untuk orang: alergi, halal, komplain, refund, dan katering.
- Uji keenam pertanyaan di atas dan perbaiki yang salah.
- Kalau ragu, mulai dengan pilihan hanya pelanggan baru, supaya pelanggan lama tetap dibalas oleh orang.
- Tulis di profil bisnis bahwa balasan chat bisa dari AI.