Poin penting
- Kebijakan WhatsApp (diperbarui 23 September 2026) hanya membolehkan pesan ke orang yang memberikan nomornya dan setuju menerima pesan dari Anda.
- Minta izin lewat kode QR di kartu meja, catat apa yang disetujui setiap orang, dan hapus yang minta berhenti pada hari itu juga.
- Satu pesan untuk satu alasan, seperti menu baru atau jam libur. Daftar siaran hanya sampai ke orang yang menyimpan nomor Anda.
- Nilai hasilnya dari catatan penjualan di Kazeer: porsi menu yang dikabarkan selama 7 hari sesudah pesan, dibanding 7 hari sebelumnya.
Bayangkan seorang pelanggan tetap yang dulu mampir hampir setiap pagi, lalu sudah tiga minggu tidak terlihat. Croissant yang biasa ia pesan sudah kembali ada di menu, tetapi ia tidak tahu.
Kabar seperti itu bisa Anda kirim lewat WhatsApp, asalkan pelanggan sudah setuju menerimanya. Artikel ini membahas izinnya, isi pesannya, dan cara menilai hasilnya dari catatan penjualan. Fokusnya pesan yang berguna, bukan diskon.
Catatan: Fitur dan aturan WhatsApp di sini mengikuti kebijakan dan Pusat Bantuan resminya per Oktober 2026, dan bisa berubah. Nama menu di ponsel Anda bisa sedikit berbeda. Semua angka penjualan adalah contoh.
Mulai dari izin pelanggan
Kebijakan Pesan Bisnis WhatsApp (membuka tab baru), yang terakhir diperbarui 23 September 2026, juga berlaku untuk aplikasi WhatsApp Business. Anda hanya boleh menghubungi orang yang sudah memberikan nomornya kepada Anda dan sudah setuju menerima pesan dari Anda. Cara meminta izin itu menjadi tanggung jawab Anda.
Cara yang paling mudah di outlet:
- Buka tautan pendek di WhatsApp Business. Setiap akun otomatis punya tautan pendek dan kode QR. Isi pesan bawaannya, misalnya "Halo, saya mau dapat kabar menu baru dan jam buka."
- Cetak kode QR itu di kartu meja, dengan satu kalimat tentang apa yang akan dikirim dan cara berhenti.
- Saat pelanggan membayar, kasir boleh bertanya, "Mau dapat kabar menu baru lewat WhatsApp?" Kalau mau, pelanggan memindai kode QR dan mengirim pesannya sendiri.
Dengan begitu, nomor dan izinnya datang dari pelanggan sendiri. Jangan pernah menambahkan nomor diam-diam, misalnya dari catatan pesanan. Sebelum mencetak banyak kartu: kode QR (membuka tab baru) tidak kedaluwarsa, tetapi kalau Anda mengaturnya ulang, kode lama tidak berfungsi lagi.
Catat apa yang disetujui setiap orang, misalnya "menu baru dan jam libur", beserta tanggalnya. Kalau seseorang minta berhenti, lewat chat maupun langsung ke kasir, hapus dia dari daftar hari itu juga. Kebijakan WhatsApp mewajibkan Anda menghormati permintaan itu, termasuk menghapusnya dari daftar kontak.
Siapkan WhatsApp Business
WhatsApp Business (membuka tab baru) adalah aplikasi gratis untuk Android dan iPhone. Satu nomor tidak bisa dipakai di WhatsApp biasa dan WhatsApp Business sekaligus, tetapi bisa dipindahkan. Pakai nomor outlet, bukan nomor pribadi karyawan.
Atur bagian ini sebelum pesan pertama:
| Bagian | Yang perlu diatur |
|---|
| Profil bisnis | Nama, alamat, kategori, deskripsi, dan jam buka. Profil yang lengkap mengurangi pertanyaan soal jam buka. |
| Katalog | Tab Fitur > Katalog > Tambah item baru, sampai 10 foto atau video per item. Item tampil setelah disetujui WhatsApp. |
| Balas cepat | Sampai 50 jawaban siap pakai, misalnya alamat dan jam buka. Ketik "/" di chat untuk memakainya. |
| Salam | Terkirim otomatis saat pelanggan pertama kali chat, atau setelah 14 hari tanpa percakapan. |
| Pesan tidak di tempat | Terkirim otomatis sesuai jadwal, misalnya di luar jam buka. Jadwal itu butuh jam buka di profil, dan ponsel harus tersambung internet. |
Per Oktober 2026, label sedang diganti menjadi daftar (lists) secara bertahap. Selama label masih ada, Anda bisa membuat sampai 20 label. Buat satu label atau daftar, misalnya "Setuju kabar", untuk pelanggan yang sudah memberi izin.
Isi pesan dan seberapa sering
Satu pesan, satu alasan: menu baru, menu musiman yang kembali, jam buka saat libur panjang, atau outlet tutup sementara. Isinya harus cocok dengan yang disetujui: setuju menerima kabar menu baru tidak sama dengan setuju menerima pesan setiap hari.
Contoh: Halo, Croissant Butter sudah kembali ada, setiap hari dari jam 07.00. Kalau mampir, tunjukkan pesan ini ke kasir supaya kami tahu kabarnya sampai. Balas "berhenti" kalau tidak ingin menerima kabar lagi.
Seberapa sering? Tidak ada angka yang pas untuk semua outlet. Sebagai titik awal, kirim hanya saat ada kabar yang benar-benar baru, misalnya paling banyak dua kali sebulan. Setelah setiap pesan, hitung berapa orang yang minta berhenti. Kalau jumlahnya naik, kirim lebih jarang.
Pusat Bantuan WhatsApp (membuka tab baru) menyarankan: kirim hanya ke orang yang sudah setuju, hapus kontak yang lama tidak berinteraksi, dan pastikan isi pesan sesuai dengan yang mereka setujui. Kebijakan WhatsApp juga melarang promosi alkohol dan tembakau lewat aplikasi WhatsApp Business.
Kalau pesannya membawa harga paket atau harga promo, hitung dulu laba kotornya dengan panduan promo jam sepi, lalu atur harganya di fitur promo Kazeer sebelum pesan dikirim.
Daftar siaran atau siaran bisnis
WhatsApp Business punya dua cara mengirim satu pesan ke banyak pelanggan. Aturan izinnya sama untuk keduanya.
Daftar siaran (membuka tab baru):
- Sampai 256 kontak per daftar, dan jumlah daftarnya bebas.
- Hanya orang yang menyimpan nomor Anda yang menerima pesan. Jadi tulis juga di kartu meja: "Simpan nomor ini supaya kabar kami sampai."
- Tidak tersedia di Windows, Mac, atau Web. Batas siaran bulanan sedang diterapkan bertahap di beberapa negara.
Siaran bisnis (membuka tab baru), nama baru untuk pesan marketing di beberapa negara:
- Hanya ada di aplikasi WhatsApp Business. Anda membayar setiap pesan yang terkirim dalam lima hari, dan dana untuk pesan yang tidak terkirim dikembalikan.
- Ditinjau Meta sebelum dikirim, bisa dijadwalkan, dan bisa memuat tombol, misalnya ke katalog.
- Bisa sampai (membuka tab baru) ke kontak yang belum menyimpan nomor Anda, dan menampilkan (membuka tab baru) berapa penerima yang membaca dan membalas.
- Kalau banyak penerima melapor atau memblokir, akun Anda diberi peringatan. Kalau spam berlanjut, siaran bisnis dihentikan tiga hari (membuka tab baru), tanpa banding.
- Baru tersedia di beberapa negara. Tarif dalam rupiah (membuka tab baru) memang tercantum, tetapi itu belum memastikan fiturnya sudah ada di Indonesia. Cek langsung di aplikasi Anda.
Pada 3 April 2025, Meta mengumumkan (membuka tab baru) bahwa siaran bisnis menjadi berbayar supaya bisnis lebih berhati-hati dengan yang dikirim, dan bahwa jumlah pesan marketing yang diterima seseorang dibatasi. Untuk daftar pelanggan tetap yang masih kecil, daftar siaran biasanya sudah cukup.
Jaga data pelanggan
Nomor dan isi chat pelanggan adalah data pribadi. Kebiasaan yang membantu:
- Simpan daftar pelanggan di ponsel bisnis outlet, bukan di ponsel pribadi karyawan.
- Jangan pernah meneruskan isi chat seorang pelanggan ke pelanggan lain. Kebijakan WhatsApp melarangnya.
- Jangan meminta nomor kartu, nomor rekening, atau nomor identitas lengkap lewat chat. Ini juga dilarang.
- Siapkan kebijakan privasi yang bisa dibaca pelanggan. Kebijakan WhatsApp meminta bisnis memilikinya.
Indonesia juga punya UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (membuka tab baru), yang berlaku sejak 17 Oktober 2022. Untuk kewajiban rinci usaha Anda, tanyakan ke penasihat hukum.
Pesan-pesan ini Anda kirim sendiri dari WhatsApp Business, bukan dari Kazeer. Kazeer mencatat pesanan dan penjualan, jadi hasilnya bisa Anda ukur.
Ukur dari catatan penjualan
Pesan yang dibaca belum tentu membuat orang datang, jadi ukur dari catatan penjualan. Sebelum mengirim, tentukan:
- Menu yang dikabarkan, misalnya Croissant Butter.
- Periode pembanding: 7 hari setelah pesan dikirim, dibanding 7 hari sebelumnya, saat menu itu sudah ada tetapi belum dikabarkan. Untuk menu baru, andalkan lembar hitung.
- Lembar hitung di kasir: kasir membuat satu garis setiap ada pelanggan yang menunjukkan atau menyebut pesan itu.
Di Kazeer, catatan penjualan memuat menu yang terjual dan hasil penjualannya. Dari situ, catat porsi Croissant Butter setiap hari selama kedua periode. Laporan Kazeer juga memuat penjualan, HPP, dan laba kotor, dan HPP per menu bisa dihitung dari resepnya.
| Croissant Butter (contoh) | 7 hari sebelum | 7 hari setelah pesan | Selisih |
|---|
| Porsi terjual | 18 | 30 | naik 12 |
| Penjualan | Rp360.000 | Rp600.000 | naik Rp240.000 |
| Laba kotor | Rp205.200 | Rp342.000 | naik Rp136.800 |
Tambahan laba kotornya 12 × Rp11.400 = Rp136.800, dengan harga normal. Lembar hitung kasir mencatat 8 pelanggan yang menunjukkan pesan itu. Artinya pesan itu sampai ke pembeli, tetapi sebagian kenaikan bisa juga karena hal lain.
Cuaca, hari libur, acara di dekat outlet, atau perubahan menu juga menggerakkan penjualan. Keluarkan hari yang tidak biasa dari perbandingan, dan lihat hasil beberapa pesan sebelum menyimpulkan. Kalau Anda memakai siaran bisnis yang berbayar, kurangi biayanya dari tambahan laba kotor.
Daftar cek sebelum pesan pertama
- Pasang WhatsApp Business dengan nomor outlet, lalu lengkapi profil, balas cepat, salam, dan pesan tidak di tempat.
- Isi pesan bawaan di tautan pendek, lalu cetak kode QR di kartu meja beserta isi kabar dan cara berhenti.
- Minta kasir menawarkan tanpa memaksa. Jangan menambahkan nomor diam-diam.
- Catat apa yang disetujui setiap pelanggan, lalu kelompokkan dalam satu label atau daftar.
- Tulis satu pesan untuk satu alasan, dengan cara berhenti di akhir. Kalau ada harga promo, hitung dulu laba kotornya.
- Siapkan lembar hitung di kasir, lalu bandingkan porsi terjual 7 hari sebelum dan sesudah pesan.
- Hapus setiap orang yang minta berhenti pada hari itu juga.