Poin penting
- Kartu stempel cocok kalau pelanggan membeli hal yang mirip setiap kali datang. Kalau besar tagihan sangat beragam, program poin lebih pas.
- Dalam contoh, Kopi Susu Aren gratis setelah 9 stempel butuh belanja Rp198.000. Biayanya 4,2% dari belanja itu kalau dihitung dari HPP, atau 11,1% kalau gelas itu menggantikan pembelian.
- Stempel per tagihan butuh minimal belanja supaya tagihan kecil tidak ikut. Stempel per item cocok kalau hadiahnya sama dengan yang dibeli.
- Di app.kazeer.ai, stempel bertambah otomatis saat tagihan member dibayar, dan kasir menukar hadiah lewat "Tukar hadiah". Karyawan mendaftarkan member dengan persetujuan pelanggan.
Bayangkan pelanggan yang membeli Kopi Susu Aren tiga kali seminggu. Di ponselnya ada kartu stempel bertuliskan 6 dari 9 stempel, jadi ia tahu tinggal tiga gelas lagi sebelum mendapat gelas gratis.
Kartu stempel "beli 9, dapat 1" memberi hadiah setelah sejumlah pembelian. Hadiah itu sepadan kalau kunjungan tambahan membawa laba kotor lebih besar daripada biaya gelas gratisnya. Karena itu, hitung target dan hadiahnya sebelum kasir menawarkan kartu pertama.
Contoh: Semua harga, HPP, dan angka penjualan di artikel ini adalah contoh, bukan data usaha sungguhan.
Kapan kartu stempel lebih cocok daripada poin
Kartu stempel cocok kalau pelanggan membeli hal yang mirip setiap kali datang, misalnya segelas kopi sebelum berangkat kerja atau roti untuk sarapan. Aturannya cukup satu kalimat, dan jarak ke hadiah selalu terlihat. "Tinggal 3 stempel lagi" lebih mudah diingat daripada "poin Anda 140".
Program poin lebih cocok kalau besar tagihan sangat beragam, misalnya restoran yang tagihannya bisa Rp30.000 untuk satu orang atau Rp400.000 untuk satu keluarga. Poin mengikuti besar belanja, sedangkan stempel per tagihan memberi satu stempel untuk keduanya. Cara menyusun program poin ada di panduan member dan poin.
Sebelum memilih target, hitung kapan pelanggan tetap sampai ke hadiah pertama. Dengan target 9, pembeli yang datang setiap hari kerja mendapat gelas gratis di kunjungan ke-10, sekitar dua minggu. Pembeli yang datang seminggu sekali baru mendapatkannya di minggu ke-10, lebih dari dua bulan. Kalau sebagian besar pelanggan Anda datang seminggu sekali, target yang lebih kecil, misalnya 6, terasa lebih dekat.
Hitung target dan hadiah dari biayanya
Bagian ini memakai contoh dari panduan HPP per menu: Kopi Susu Aren dijual Rp22.000, dengan HPP dine-in Rp8.400. Biaya gelas gratis bagi Anda bergantung pada cara pelanggan memakainya:
- Kalau gelas itu tambahan, misalnya diminum di hari ia tidak berencana membeli, biayanya sebesar HPP, Rp8.400.
- Kalau gelas itu menggantikan gelas yang memang akan ia beli, Anda kehilangan satu penjualan, jadi biayanya Rp22.000.
Contoh hitungan, dengan 1 stempel untuk setiap Kopi Susu Aren yang dibayar:
| Target (contoh) | Belanja untuk 1 hadiah | Biaya dihitung dari HPP | Biaya dihitung dari harga jual |
|---|
| 6 stempel | Rp132.000 | 6,4% | 16,7% |
| 9 stempel | Rp198.000 | 4,2% | 11,1% |
Cara membaca baris kedua: 9 × Rp22.000 = Rp198.000. Rp8.400 ÷ Rp198.000 = 4,2%, dan Rp22.000 ÷ Rp198.000 = 11,1%.
Pelanggan yang hampir setiap hari membeli Kopi Susu Aren biasanya memakai gelas gratisnya sebagai pengganti gelas hariannya, jadi biayanya lebih dekat ke 11,1%. Hadiah berupa menu yang jarang ia beli lebih mungkin menjadi tambahan.
Hadiah juga bisa berupa potongan harga. Potongan Rp22.000 untuk 9 stempel sama dengan gelas gratis di harga jual: 11,1% dari belanja Rp198.000. Potongan persen perlu batas atas. Potongan 20% untuk tagihan rombongan Rp300.000 berarti Rp60.000, sedangkan dengan batas Rp25.000 potongannya berhenti di Rp25.000.
Stempel per tagihan atau per item
Satu stempel per tagihan memberi hadiah untuk kunjungan, berapa pun isi tagihannya. Pasang minimal belanja supaya tagihan kecil tidak ikut. Tanpa minimal, sembilan kali membeli es teh Rp8.000, total Rp72.000, sudah cukup untuk Kopi Susu Aren gratis. Biayanya 11,7% dari belanja itu kalau dihitung dari HPP, atau 30,6% kalau dari harga jual.
Dengan minimal belanja Rp20.000, satu hadiah butuh belanja paling sedikit 9 × Rp20.000 = Rp180.000. Biayanya paling tinggi 4,7% kalau dihitung dari HPP, atau 12,2% kalau dari harga jual. Kekurangannya, rombongan yang membayar dalam satu tagihan hanya mendapat satu stempel.
Satu stempel per item cocok kalau hadiahnya sama dengan yang dibeli, seperti beli 9 kopi, dapat 1 kopi. Pelanggan yang membelikan lima gelas untuk teman kantornya langsung mendapat lima stempel. Kartunya penuh lebih cepat, tetapi persentase biayanya tidak berubah, karena setiap stempel berasal dari gelas yang dibayar.
Pilih produk atau kategori yang laba kotornya cukup untuk menanggung hadiah. Kalau satu kategori berisi menu dengan harga berbeda, hitung biaya hadiah dengan menu termurah di kategori itu, karena di situ persentasenya paling tinggi.
Mengajak pelanggan dengan izinnya
Tawarkan kartunya sebelum pelanggan membayar, supaya pembelian pertamanya sudah mendapat stempel. Pakai kalimat yang sama di semua kasir, misalnya: "Mau ikut kartu stempel? Setiap beli Kopi Susu Aren dapat 1 stempel, dan 9 stempel dapat 1 gelas gratis. Cukup nama dan nomor HP. Kartunya saya kirim lewat WhatsApp, dan nomornya hanya dipakai untuk kartu stempel."
Aturan meminta izinnya sama dengan program poin: sampaikan aturannya sebelum pelanggan setuju, minta nama dan nomor HP saja, dan lanjutkan ke pembayaran kalau ia menolak (panduan member dan poin).
Tautan kartu yang Anda kirim lewat WhatsApp termasuk yang ia setujui, tetapi pesan promo belum. Untuk memasukkan nomornya ke daftar siaran, minta izin terpisah dulu seperti di panduan mengajak pelanggan kembali lewat WhatsApp.
Rutinitas kasir dan aturan untuk pelanggan
Supaya tidak ada pembelian member yang lewat tanpa stempel, kasir mengikuti langkah ini di setiap transaksi:
- Setelah pesanan dicatat, tanyakan, "Ada kartu stempelnya?"
- Cari kartunya dengan memindai QR di ponsel pelanggan, atau lewat nomor HP kalau ponselnya tertinggal.
- Cek apakah stempelnya sudah cukup. Kalau sudah, beri tahu pelanggan dan tanyakan apakah hadiahnya mau ditukar sekarang.
- Catat hadiah di tagihan yang sama, supaya gelas gratis tidak keluar tanpa catatan.
- Setelah tagihan dibayar, sebutkan jumlah stempel yang baru, misalnya "Sekarang 7 dari 9."
Tulis aturannya di satu kartu kecil di dekat kasir: cara mendapat stempel, hadiahnya, apakah stempel bisa hangus, dan untuk apa nomor HP dipakai.
Contoh: Setiap beli Kopi Susu Aren dapat 1 stempel. 9 stempel bisa ditukar dengan 1 Kopi Susu Aren gratis. Stempel tidak hangus. Nomor HP Anda hanya kami pakai untuk kartu stempel.
Kartu stempel di Kazeer
Kazeer punya kartu stempel digital di app.kazeer.ai, sebagai bagian dari fitur member. Owner mengaturnya di Back office > Pelanggan > Program:
- Jumlah stempel untuk satu hadiah, dari 2 sampai 30.
- Cara menghitung stempel: 1 stempel per tagihan, dengan minimal belanja kalau perlu, atau 1 stempel per item untuk produk atau kategori yang Anda pilih.
- Hadiahnya: satu produk gratis, potongan rupiah, atau potongan persen dengan batas atas kalau perlu.
Program poin dan kartu stempel bisa berjalan sendiri-sendiri atau bersamaan.
Karyawan mendaftarkan member di kasir, dengan persetujuan pelanggan. Pelanggan belum bisa mendaftar sendiri. Setelah itu, kasir bisa mengirim tautan kartunya lewat WhatsApp. Kartunya berupa halaman web dengan kode QR di ponsel pelanggan. Isinya nama dan logo usaha Anda, nama depan member, jumlah stempel seperti "6 dari 9 stempel", hadiahnya, dan tanggal beberapa stempel terakhir. Nomor HP tidak tampil di kartu, dan kartunya tidak tersedia di Apple Wallet atau Google Wallet.
Kasir mencari member lewat kamera ("Pindai kartu"), pemindai USB atau Bluetooth, atau nomor HP. Kode QR hanya untuk menemukan member. Stempel bertambah otomatis saat tagihannya dibayar, bukan saat kartu dipindai, dan struk mencetak jumlahnya, misalnya "Stempel +1 (6/9)". Kasir menukar hadiah lewat "Tukar hadiah", dan hadiah produk gratis butuh produk itu di tagihan. Di outlet yang perhitungan pajaknya aktif, hadiah harus ditukar bersama minimal satu item yang dibayar, jadi tulis juga aturan ini di kartu aturan.
Stempel tidak hangus, tagihan yang seluruhnya gratis karena hadiah tidak mendapat stempel, dan penjualan saat internet putus mendapat stempelnya setelah data tersinkron. Refund tidak mengurangi stempel, tetapi owner bisa menambah atau mengurangi stempel dengan catatan.
Cek hasilnya setelah beberapa minggu
Bandingkan empat minggu sebelum program dengan minggu ke-5 sampai ke-8, lihat total transaksi dan laba kotor, lalu kurangi biaya hadiah tanpa menghitungnya dua kali. Langkah lengkapnya ada di panduan member dan poin.
Contoh: Di minggu ke-5 sampai ke-8, pelanggan menukar 40 gelas hadiah. Penjualan yang hilang karena hadiah sudah terlihat di angka penjualan, jadi yang dikurangkan hanya HPP gelas hadiah yang belum masuk laporan: paling banyak 40 × Rp8.400 = Rp336.000. Tambahan laba kotor di empat minggu itu harus lebih besar dari angka ini.
Di Kazeer, daftar pelanggan menampilkan stempel setiap member, dengan filter "Hampir dapat hadiah" dan "Siap tukar". Cek keduanya seminggu sekali. Karena stempel tidak hangus, setiap member di "Siap tukar" menyimpan paling sedikit satu hadiah yang bisa ditukar kapan saja. Kalikan jumlahnya dengan HPP hadiah untuk melihat biaya yang masih tertunda.
- Kalau banyak member sudah siap tukar tetapi tidak menukarnya, mungkin kasir lupa memberi tahu mereka. Ingatkan kasir soal langkah ketiga.
- Kalau setelah delapan minggu hampir tidak ada yang mendekati hadiah, targetnya mungkin terlalu jauh, atau kasir belum mencari kartu member di setiap transaksi. Cek dulu langkah pertama dan kedua.
- Kalau total transaksi tidak naik, kartu itu mungkin hanya dipakai pelanggan harian yang tetap akan datang tanpa kartu, jadi hitung biaya hadiahnya dari harga jual.